Sepeda Listrik Migo, Kemenhub Tunggu Klarifikasi Kemenprin

0
97
Sepeda Listrik Migo
Sepeda Listrik Migo (istimewa)

Ceritapa.com – Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, menyatakan sedang mengkaji jenis kendaraan sepeda listrik Migo. Saat ini, Kementerian Perhubungan bareng dengan Kepolisian dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih menyaksikan apakah kendaraan itu masuk ke dalam kelompok jenis sepeda motor atau bukan.

Budi mengatakan “Masih jadi ulasan kita dengan Korlantas dan pun Perindustrian, ini masuk klasifikasi sepeda motor apa bukan,” ungkapnya, Senin (25/2).

Ketika ini perangkat transportasi berwarna kuning itu akan di berikan sepenuhnya untuk Kemenperin. Nantinya, dari Kemenperin bakal ada regulasi untuk menciptakan klasifikasi sepeda dengan perangkat penggerak listrik.

Budi menjelaskan “Migo tergolong klasifikasi sepeda atau sepeda motor. Sepeda dengan penggerak listrik, barangkali bukan sepeda motor. Tapi contohnya bentuknya sepeda motor dengan penggerak listrik, masuk klasifikasi itu. Tapi barangkali lebih jelasnya lagi sedang diciptakan regulasi oleh pihak Kemenperin”

Sambil menantikan hasil dari Kemenperin, Kementerian Perhubungan pun akan mengerjakan uji tipe dari kendaraan sepeda listrik tersebut. Di samping itu, semua pemakai jasa kendaraan tersebut pun ditekankan mesti mempunyai surat izin mengemudi.

“Tapi seraya menunggu tersebut saya mohon satu kendaraan dilaksanakan uji tipe. Kemudian sekitar ini kan tidak sedikit anak kecil (pemakai Migo). Aspek keselamatannya bagaimana? Tanggung jawab gak dari pihak aplikatornya? Saya lihat kemarin anak kecil yang memakai itu. Jadi saya kira tidak salah kalo polisi telah mulai mempermasalahkan kalo tersebut sepeda motor karena tersebut bentuknya serupa dengan sepeda motor,” bebernya.

Sebelumnya, Dishub DKI mengimbau sepeda listrik Migo supaya tidak dioperasikan di jalan-jalan lingkungan alis jalan kecil. Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menyinggung kecepatan sepeda listrik lumayan tinggi guna beroperasi di jalan kecil. Menurutnya, urusan ini berpotensi membahayakan pemakai jalan.

Sigit mengakatan “Kita menganjurkan untuk tidak digunakan. Sekarang anda bicara jalan lingkungan dengan kapasitas kecepatan yang relatif tinggi, setahu saya dapat sampai 60 (km/jam),” ungkapnya, Selasa (19/2).

Di samping itu, menurut keterangan dari Sigit, sepeda listrik Migo tidak mengantongi sertifikasi uji tipe dari Kementerian Perhubungan.

“Kami mengimbau guna tidak dioperasikan, semata-mata bukannya kita tidak mengizinkan mereka guna beroperasi, tetapi pun kita mengingatkan berhubungan dengan aspek keselamatan pemakainya,” ungkapnya.

Sigit berencana meminta pihak Migo untuk mengerjakan uji tipe di Kemenhub. Sebab, uji tipe ialah salah satu kriteria mengemukakan pelat nomor kendaraan.

Diketahui, polisi tidak mengizinkan sepeda listrik Migo di Jakarta. Larangan tersebut diberlakukan lantaran Migo belum mengisi uji pantas operasi dan tidak mengisi teknis kendaraan bermotor di jalan umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here