Penyewaan Sepeda Listrik Migo e-Bike Telah Hadir di Jakarta

0
165
Sepeda listrik Migo Ebike (istimewa)
Sepeda listrik Migo Ebike (istimewa)

ceritapa.com – Layanan sewa sepeda listrik berbasis aplikasi Migo e-Bike telah hadir di Jakarta. Setelah pada tahun 2017 sudah rilis lebih dulu di Surabaya.

Migo memilih Jakarta sebagai tempat untuk membuka layanannya. Di Jakarta, layanan sewa sepeda listrik ini bisa membantu untuk bepergian jarak dekat.

Dalam layanan ini, Migo menggabungkan inovasi sepeda listrik dengan aplikasi smartphone, dan teknologi Internet of Things (IoT).

Sehingga jika ingin menggunakan layanan ini anda harus mengunduh aplikasi migo. Aplikasi tersebut bisa diunduh di Google Play Store atau Apple App Store.

Aplikasi ini akan meminta informasi pribadi seperti nama, alamat dan nomor telepon. Pengguna juga harus memberikan foto diri dan KTP. Hal tersebut wajib karena Migo ditujukan untuk konsumen berusia 17 tahun keatas.

Di aplikasi Migo akan terdapat lokasi stasiun-stasiun yang menjadi pangalan sepede listrik tersebut. Setelah menentukan stasiun terdekat, kemudian menekan tombol ‘pesan’. Setelah sampai di stasiun yang dituju, aplikasi Migo akan meminta pengguna untuk memindai QR Code yang ada di sepeda listrik.

Untuk mengendarai sepeda listrik Migo tidak dibutuhkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Untuk menjaga keselamatan, Migo juga akan meminjamkan helm kepada pengguna.

Kecepatan sepeda listrik ini bisa mencapai 40 km per jam saat memakai sumber daya listrik. Sepeda ini juga ada fitur ‘kunci’ untuk keamanan saat pengguna ingin mampir dan memarkir sepeda untuk sementara.

Setelah selesai, pengguna bisa mengembalikannya ke stasiun terdekat lalu menekan tombol ‘pengembalian’. Tarif sewanya di jakarta adalah Rp 3000 per 30 menit.

Selain sebagai penyewa, anda juga bisa mendaftar sebagai penyedia stasium Migo Ebike ini. Seperti yang dikatakan pemilik stasiun Migo di Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Dia mengatakan, prosesnya yaitu mengisi data diri, mengirim foto rumah dan lahan parkirnya, dan daya tegangan listrik.

“Awalnya, tahu dari teman yang sudah buka stasiun Migo. Dari situ, saya dikenalkan oleh sales-nya, lalu didata. Sehari kemudian, saya kirimkan foto rumah, kondisi jalan sekitar, dan ruangan untuk meletakkan Migo serta alat casnya,” kata Rendy

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here