MotoGP 2020 Ditunda, Vaksin Virus Corona Jadi Penentunya

0
74
MotoGP
MotoGP 2020 Ditunda, Vaksin Virus Corona Jadi Penentunya

ceritapa.com, Ditengah pandemi virus corona nasib gelaran MotoGP 2020 masih belum jelas. Ditemukannya vaksin untuk virus Corona akan menjadi penentuan adu cepat kuda besi di musim ini. Merebaknya wabah ke 184 negara di dunia. Ada lebih dari 1,3 juta orang yang terinfeksi. Sementara korban meninggal sudah mencapai 75.945 jiwa.

Italia dan Spanyol menjadi dua negara dengan jumlah korban terbanyak. Di Negeri Pisa ada 16.523 orang meninggal, sementara di Spanyol ada 13.798 orang korban jiwa. Akibatnya, beberapa seri MotoGP ditunda yaitu MotoGP Italia dan MotoGP Catalunya. Ajang balap tersebut semestinya berlangsung pada 31 Mei dan 7 Juni tahun ini.

“Saya pikir, sampai kita mendapatkan vaksin untuk menghentikan penyebaran dari virus Corona, itu akan sulit atau tidak mungkin menggelar grand prix dan even mayor lainnya,” kata Carmelo Ezpeleta yang merupakan CEO Dorna Sport.

“Saya kurang percaya diri bahwa kami akan menggelar GP musim 2020. Bahkan andai kita mau terus berjalan untuk bekerja keras untuk menggelarnya. Kami mempertimbangkan semua kemungkinan solusi,”tambahnya.

Bos Ducati, Paolo Ciabatti, memberikan ide terhadap penyelenggaraan MotoGP 2020 di tengah virus corona atau COVID-19. Menurutnya, balapan musim ini cukup digelar di lima negara saja. Perlombaan yang semestinya dimulai sejak 8 Maret 2020 diundur menjadi 31 Mei di Italia.

Cermelo Ezpelata, baru-baru ini juga mengungkapkan bila pihaknya akan ‘senang’ andai MotoGP 2020 bisa diselesaikan dalam 10 race saja. Pernyataan dari Ezpelata tersebut mendapat tanggapan dari Ciabatti. Bos Ducati itu tak mempermasalahkan jumlah balapan yang bisa digelar, namun mempertanyakan kondisi tiap-tiap negara penyelenggara.

“Misalnya, jika tiba waktunya saat kami bisa balapan di Sepang, mungkin kami bisa berada di sana selama 10 hari dan menggelar balapan dua minggu berturut-turut. Dengan skenario saat ini, hal terbaik ialah menganalisis situasi dari perspektif yang realistis untuk bisa mengatasi keadaan darurat seperti sekarang. Semoga hari-hari baik akan datang,” demikian kata Ciabatti.

Hal itu diungkapkan Ciabatti karena menurutnya, akan sangat sulit untuk menggelar balapan di 10 negara berbeda selama virus corona masih mengancam. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar MotoGP cukup melombakan dua kali race di lima sirkuit berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here