Kepolisian Akan Razia Sepeda Listrik Migo di Jakarta

0
156
Kepolisian akan melakukan razia terhadap pengguna sepeda listrik Migo
Kepolisian akan melakukan razia terhadap pengguna sepeda listrik Migo (istimewa)

ceritapa.com – Polda Metro Jaya akan melakukan razia terhadap pengguna sepeda listrik Migo yang telah beredar di Jakarta. Menurut pihak kepolisian, armada Migo tidak memiliki izin operasi.

“Ini akan jadi bahasan yang segera dirapatkan. Itu nanti akan ditangkap, dirazia dan dikandangin (sepeda listrik Migo),” ujar Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Herman Ruswandi, Senin (11/2/2019).

Setelah armada Migo beredar di Jakarta, banyak masyarakat yang langsung menyewa dan mencobanya. Sepeda listrik tersebut menggabungkan inovasi sepeda listrik dengan aplikasi smartphone, dan teknologi Internet of Things (IoT). Sehingga jika ingin menggunakan layanan ini pengguna harus mengunduh aplikasi migo. Aplikasi tersebut bisa diunduh di Google Play Store atau Apple App Store.

Untuk mengendarai sepeda listrik Migo tidak dibutuhkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Untuk menjaga keselamatan, Migo juga akan meminjamkan helm kepada penggunanya. Namun, sayangnya banyak pengguna Migo yang tidak menggunakan atribut keselamatan berkendara seperti helm, sarung tangan, jaket, dan sepatu.

Melihat situasi tersebut, pihak kepolisian menjelaskan bahwa sepeda listrik Migo tersebut sudah melanggar aturan lalu lintas. Dalam Pasal 49 dijelaskan tentang kewajiban semua kendaraan yang melintas di jalan raya harus memenuhi persyaratan.

“Ya sekarang asal selanang selonong Migo. Istilahnya ‘haram’ ada di jalanan. Pelat nomor tidak ada main selonong ke jalan raya. Nanti kalau kecelakaan klaim Jasa Raharja jadi tidak bisa kasihan,” kata AKBP Herman Ruswandi.

Menurutnya, Migo hanya memiliki izin usaha, tetapi tidak untuk di jalan raya. Herman mengatakan armada Migo seharusnya digunakan di area tertutup, bukan di jalan raya seperti yang telah terjadi.

“Kalau seperti Ancol, mereka mau sewakan seribu unit ya tidak akan jadi masalah. Bukan seperti ini. Kami akan siapkan truk buat angkutin Migo itu,” tuturnya.

“Kalau bicara UU aspeknya, mau sepeda motor itu listrik atau bensin, tetap saja motor harus taat aturan. Seperti bayar pajak, diperbolehkan tidak beroperasi di jalan raya. Jalan raya kan punya kelas, satu dua dan tiga. Berapa sih kecepatannya, nah ini kan jadi menggangu pengendara lain,” kata Herman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here