Debat Perdana Pilpres Amerika Berlangsung Kacau dan Tak Terarah

0
19
Amerika
Debat Perdana Pilpres Amerika Berlangsung Kacau dan Tak Terarah

ceritapa.com, Debat perdana Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat telah berlangsung. Debat kedua Capres yaitu Donald Trump dan Joe Biden berlangsung secara sengit. Diadakan di kampus Universitas Case Western Reserve, Cleveland, Ohio pada Selasa malam (29/9/2020) waktu setempat.

Sesuai dengan peraturan kedua capres masing-masing diberi waktu 2 menit untuk berbicara menjawab pertanyaan dan menanggapi satu sama lain. Namun peraturan itu jelas terabaikan oleh keduanya. Emosi kedua capres sangat terlihat melalui serangan-serangan personal yang dilancarkan satu sama lain. Debat kali ini bisa dikatakan terburuk sepanjang sejarah pemilu AS. Saling teriak dan saling tuduhpun tidak terhindarkan pada debat.

Donald Trump berkali-kali mematahkan Biden untuk bisa menyampaikan program politiknya. Berkali-kali ia mengajukan interupsi dan membully Biden ketika sedang berbicara. Misalnya ketika Biden tengah mengkritik penanganan Covid-19 dibawah pemerintahan Trump. Upaya Trump melakukan hal tersebut guna mencegah ketertarikan 10 persen pemilih yang belum memvoting.

Donald Trump terus menyerang Biden dengan gaya debatnya yang tidak terarah. Namun menanggapi hal tersebut, jelas Biden sudah terlihat lebih siap dibandingkan Hillary Clinton, lawan debat Trump di Tahun 2016 lalu. Pada debat Pilpres AS ini Biden terlihat lebih tenang dan masih bisa tersenyum menimpali gaya debat Trump yang tidak terarah dan tak sudah-sudahnya menginterupsi dan membully.

Namun sesekali emosi mantan Wakil Presiden Obama itu juga tersulut seperti melontarkan kata-kata “bisa diam tidak bung”. Berkali-kali politisi kawakan berusia 77 tahun itu menggunakan strategi berbicara menatap langsung ke kamera atau layar televisi yang disaksikan jutaan mata penonton menyampaikan dengan ringkas dan lugas ketidakbecusan Trump.

Biden juga meledek Trump merupakan Presiden terburuk Amerika yang pembohong dan penipu. “Di bawah Trump, Amerika semakin lemah, semakin sakit, semakin miskin, semakin terpecah, dan semakin penuh (dengan) kekerasan,” ujar Biden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here